Rencana Biasa
Seperti biasa, siang ini sangat melelahkan bagi seorang pemalas yang hendak mencari pekerjaan dan ppenghasilan. Gerak sebentar saja tak kuat menjalani, rungsing, pusing, jumping, nungging. ya, alakadarnya mau gimana lagi, karena masih gak sadar. Oke, dari sini kita ambil pena untuk menuliskan sebuah rencana untuk membantu para kaum proletar yang teraniaya oleh kebijakan para baj*ngan di kursi baja dengan segala kebahagiaannya. aku menemukan sebuah paku di dalam lemari yang terbuat dari besi, di dalamnya berisi sekotak uang berwarna merah yang kalau diangkakan mencapai 100jt rupiah. hmmm...

