Waktu yang Melukai

Aku adalah waktu

Kamu adalah benang

Kita adalah detik yang tak bisa diikat 

-2023


Perjalanan mulai tersesat, dan aku harus berpikir. Kondisi saat ini yang sangat kompleks permasalahannya membuat badanku kurus dan terlihat seperti tengkorak. Helaian rambut sudah banyak yang memutih, padahal aku masih berumur dewasa. 

Aku mulai menapaki jalan yang sudah lama kulupakan dan kutinggalkan. Untuk berjalan kesana lagi, butuh kekuatan dan tekad yang besar. Hufft... sangat melelahkan. 

Kisah asmara yang buruk sering terjadi pada hidupku, aaah mungkin aku harus terbiasa dengan hal itu. di samping itu sangat terbiasa dengan kondisi hidup yang merenggut perut hingga menggerutu, pikiran yang penuh dengan tanggungan, tanggungan biaya sendiri, tanggungan keluarga, terutama adikku. aargggh mana bisa kepalaku santai dengan hal itu. 

yaaah... walau begitu, Tuhan menyuruhku untuk tetap bertahan. ya betul Dia hanya meminta kita untuk bertahan dari segala apa yang diujikan terhadap kita. 

Maka, tidak salah jika aku kembali pada jalan yang sudah diberikan tanda oleh-Nya. dan ketika masuk ke dalam jalur ini. Semua hal terkait kemanusiaan, dan kehidupan duniawi, tak akan berpengaruh pada hidupku. Aku menjadi pribadi yang tak mempermasalahkan segala keluh kesah, kepedihan dalam hidup yang menimpa. 

Aku menjadi pribadi yang sangat bijak dalam menentukan sebuah keputusan untuk hidupku. Apalagi setelah aku ditinggalkan oleh seseorang yang sangat berpengaruh dalam hidupku. Sungguh kacau hidupku saat itu. 

Dari hal itu aku ditampar oleh diriku sediri, tugasku sebagai manusia tidaklah se-simple itu, mempunyai keluarga kecil yang bahagia, berkecukupan dalam pangan, sandang, papan. Tentu tidak semudah itu, Seolah aku menjadi seorang yang diamanahi untuk keseimbangan alam semesta ini. Jadi sepele jika aku hanya merengek perihal cinta yang sempit tersebut. 

Selamat menjalani hari baru!!

Komentar

Postingan Populer