Mimpi yang Diharap
Zaman semakin cepat, tak terasa sedari kecil aku selalu berkhayal tentang masa depan, aku ingin menjadi orang yang sangat berpengaruh di Negeri ini.
Negeri yang sangat kaya akan hasil alamnya, namun terlihat sangat menyedihkan untuk orang yang tak memiliki akses pendidikan tinggi dan rakyat yang tak memiliki akses teknologi, sehingga dia kesusahan dalam menyambut zaman serba cepat ini.
Minimal dari segi pendidikan, aku ingin berupaya membantu mereka. Dan impianku sekarang ialah membangun perpustakaan disetia daerah mulai dari perkotaan sampai ke pelosok. ya, itulah mimpi yang sangat mulia bagiku, agar orang yang kesulitan menjadi mudah dalam mempelajari majunya zaman.
Aku tak mau mengambil upah dari lembaga pendidikan jika aku bekerja di dalamnya. Merasa malu saja, yang harusnya banyak memberi pada proses mencerdaskan anak bangsa ini malah mencari penghidupan dan harta yang lebih disana.
Pendidikan adalah wadah untuk kita untuk mengabdi pada negara dan bangsa, dimana kita hidup dalam lingkupnya, kita memanfaatkan apa yang di dalamnya untuk berlangsungnya hidup. seyogyanya kita mampu memberi juga kepadanya. salah satunya dengan memberikan pendidikan pada generasi penerus kita untuk masa yang akan datang.
Hal tersebut sudah menjadi prinsipku, menjadi seseorang yang bermanfaat untuk negeri tercinta ini. Perihal mencari uang, aku tak mau dari lempaga pengajaran, aku berupaya mencari uang di luar aripada itu. setelah terkumpul banyak, aku pastikan seperempat dari penghasilanku akan kusumbangkan pada lembaga pendidikan.
Meski bisa dikatakan masih berkhayal, tak apa. semoga aku menjadi orang sesuai dengan apa yang aku inginkan. bukan atas apa yang orang lain mau.
Terima kasih sudah mendengar ceritaku hari ini. kusudahi dengan ucap hangat di malam hari yang penuh rasa syukur ini.
Salam literasi!

Komentar
Posting Komentar