Suara Keledai disamping Telinga
Tak puas memang omonganmu yang membusa
Dihadapan para pemikir
Seolah kau bermain boneka bersama bapakmu kala balita
Tak meragu apa yang kau bantah
Melainkan suara keledai keluar dari mulut indahmu
Tak sadar memang, kau sedang merusak keindahan yang semestinya ada padamu
Suara yang begitu nyaring, namun tak ada isi
Lantas bagaimana bisa para pemikir mendengar?
Sedang suara yang dilontar menyumbat telinga lawan bicara
Sangat ironi, dan takkan mengganti
Bagaimana kau bersuar dan belaku
Surakarta, 22 Agustus 2020
www.instagram.com/lukmansafar
www.twitter.com/lukmansafar_


Komentar
Posting Komentar