Tamu yang Istimewa
Hari ini ibu temanku meninggal, allohummagfirlaha warhamha waafihi wafuanha. Mudah mudahan beliau ditempatkan pada tempat yang mulia. Dan keluarga yang ditinggalkan semoga tabah dan sabar dalam menghadapinya.
Kematian memang tak tahu datangnya kapan, setiap makhluk yang memiliki nyawa pasti akan mengalami kematian, kullu nafsin da iqotul maut. Tidak memandang dari umur, sehat atau tidaknya. Kematian akan menghampiri.
Dari peristiwa ini harus kita petik hikmahnya, berkenaan kita adalah makhluk yang bernyawa, dan kematian pasti akan menghampiri.
Ada orang yang takut akan kematian. Ada sebab mengapa dia takut, dan takutnya itu berbgaimacam. Ada yang takut karena dia masih punya dosa, sehingga dia merasa tidak tenang dengan dosa tersebut. Ada juga yang takut karena dia masih ingin mengharap dunia, tak mau kehilangan duniawi yang dia punya.
Namun ada orang yang tak takut akan hal kematian, dia merasa tenang dan enjoy ketika dia akan dihampiri oleh kematian. Karena dia rindu akan mati, itulah yang dirasa.
Namun orang yang seperti apa dulu, ketika dia rindu akan mati. Dialah yang sudah dekat dengan maha penguasa alam ini, yang terus mengingat dan mengagungnkan-Nya. Setiap langkah, gerak, perbuatan, nafasnya sudah mengatasnamakan tuhannya, merasa sudah bersama-Nya.
Tapi, bagaimana dengan kehidupan duniawinya. Orang yang sudah mencapai maqom ini sudah tidak mementingkan akan duniawinya. Kehidupan duniawi hanya sebatas perantara menuju kehidupan akhirat.

Komentar
Posting Komentar